Seni Tari
Seni Tari
Pengertian Seni Tari
seni tari adalah cabang seni yang mengungkapkan keindahan, ekspresi, hingga makna tertentu melalui media gerak tubuh yang disusun dan diperagakan sedemikian rupa untuk memberikan penampilan dan pengalaman yang menyenangkan atau menumbuhkan horison baru bagi penontonnya.
Definisi seni tari
- Curt Sachs
"Tari adalah ungkapan seseorang melalui gerak berirama (ritmis) yang memiliki nilai estetika atau keindahan."
Sejarah Seni Tari
- Era Primitif
Dimulai dari awal sebelum adanya kerajaan di Indonesia, tarian dipercaya sebagai sebuah daya magis nan sakral.
Jadi, tercipta tarian yang dipakai berdasarkan kepercayaan mereka. Salah satunya yaitu tari hujan, tari eksorsisme, tari kebangkitan, dan lainnya.
- Era Hindu Buddha
Sejarah kesenian tari di Indonesia lalu berlanjut pada masa penyebaran Hindu Buddha, yang mana terpengaruh oleh budaya yang dibawa pedagang.
Mulai dari era Hindu Buddha, sebuah tarian mulai memiliki standardisasi serta patokan, karena ada sebuah literatur tentang seni tari.
- Era Islam
Pada era penyebaran agama Islam, tarian cumaa diperagakan oleh orang – orang dari luar Indonesia dan dilakukan pada saat hari raya.
Lalu, perkembangan seni tari di Indonesia pada era Islam dimulai tahun 1755 saat kerajaan Mataram Islam terbagi dua.
Dengan dibaginya kerajaan Mataram Islam, kedua kerajaan ini mulai menunjukkan identitas mereka lewat seni tari.
Jadi, tarian yang ditampilkan bisa jadi sebuah ciri khas dan identitas dari masing – masing kerajaan.
- Era Penjajahan
Sejarah kesenian tari di Indonesia mengalami kemunduran di era penjajahan dikarenakan suasana saat itu sedang kacau.
Tapi, seni tari yang diperagakan di istana tetap dilaksanakan bahkan terpelihara dengan baik. Pada masa penjajahan, kesenian tari cuma diperagakan pada acara – acara penting kerajaan.
- Era Setelah Merdeka
Seni tari terus kembali berjalan setelah Indonesia merdeka, jadi tarian bisa dilakukan buat upacara adat dan juga keagamaan.
Kadang, tarian ini juga berkembang saat ini sebagai sebuah hiburan. Selain itu, saat ini udah mulai banyak anak muda yang mulai tertarik dengan dunia tari.
Unsur Utama dalam Seni Tari.
- Wiraga (Raga)
Sebuah tarian harus memperhatikan gerakan badan, baik itu dengan posisi berdiri ataupun dalam posisi duduk.
- Wirama (Irama)
Seni tari juga harus mempunyai unsur irama, yang bisa menyatukan antara gerakan badan dan juga musik pengiringnya. Baik itu dari segi irama ataupun dalam segi temponya.
- Wirasa (Rasa)
Tarian harusnya mampu menyampaikan sebuah perasaan yang ada di jiwa, baik itu melalui sebuah gerakan dan tarian atau ekspresi penarinya.
Unsur Pendukung dalam Seni Tari
- Ragam Gerak
Sebuah tarian bisa terlihat indah jika semua anggota badan berkolaborasi. Bukan cuma tangan dan kaki, tapi kombinasi lirikan mata dan raut wajah, termasuk ekspresi wajah itu sendiri.
- Ragam Iringan
Suatu tarian bisa dinikmati kaloa ada musik yang ritmis dan cocok dengan gerakan tari tersebut. Jadi, akan tercipta paduan yang indah antara musik dan gerakan tubuh.
- Rias dan Kostum
Unsur ini sangat penting sekali dalam pertunjukan sebuah tari. Tanpa riasan wajah dan kostum sebuah tarian pasti terasa hambar, gak mempunyai makna dan gak menarik buat ditonton.
- Pola Lantai atau Bloking
Tarian akan terlihat lebih berseni kalo pola lantainya juga indah. Karena, seorang penari gak mungkin berdiri dalam satu titik aja tapi harus menyesuaikan tempat dan penontonnya.
Fungsi Seni Tari
1. Tari Upacara
2. Tari Pertunjukan
3. Tari Kesenian
4. Tari Hiburan
5. Tari Pergaulan
Jenis – Jenis Seni Tari
1. Tari Berdasarkan Jumlah Penarinya.
- Tari Tunggal (Solo)
Tari tunggal merupakan sebuah seni tari yang dibawakan atau dimainkan oleh satu orang penari, baik itu penari perempuan ataupun penari laki – laki.
- Tari Berpasangan (Duet)
Tari berpasangan yaitu sebuah seni tari yang dimainkan oleh 2 orang penari, baik itu penari laki – laki dengan laki – laki, perempuan dengan perempuan, atau campuran.
- Tari Berkelompok (Group)
Tari berkelompok yaitu sebuah seni tari yang dibawakan oleh banyak orang penari, baik itu penari perempuan semua, laki – laki semua, atau campur laki – laki dan perempuan.
2. Tari Berdasarkan Alirannya
- Tari Tradisional
Tari tradisional yaitu tarian yang diwariskan dari masa ke masa sejak jaman dulu, yang lalu dilestarikan dan menjadi budaya di sebuah daerah.Tari tradisional ini juga dibagi menjadi 2 macam, yaitu tari tradisional klasik dan tari tradisional kerakyatan:
a. Tari Tradisional Klasik
Tari tradisional klasik yaitu tarian tradisional yang dikembangkan oleh kalangan bangsawan istana atau keraton aja.
b. Tari Tradisional Kerakyatan
Tari tradisional kerakyatan yaitu tarian tradisional yang dikembangkan dari masyarakat kaum bawah atau rakyat biasa.
- Tari Kreasi Baru
Tari kreasi baru yaitu sebuah tarian yang dikembangkan oleh seorang koreografer atau yang sering disebut dengan penata tari.Tari kreasi baru dibagi jadi 2 bagian, yaitu tari kreasi baru pola tradisi dan tari kreasi baru pola non tradisi.
a. Tari Kreasi Baru Pola Tradisi
Tarian ini memakai sentuhan unsur tradisional baik itu gerakannya, rias dan kostum, iramanya. Ada nilai – nilai tradisi yang dibawakan dalam tarian jenis ini.
b. Tari Kreasi Baru Pola Non Tradisi
Tarian ini yaitu tarian yang gak memakai sama sekali unsur tradisional dalam tariannya baik itu gerakannya, rias dan kostum, iramanya.
- Tari Kontemporer
Tari kontemporer yaitu sebuah tarian yang memakai gerakan yang bersifat simbolik, unik, dan mengandung pesan tertentu didalamnya.

Komentar
Posting Komentar